| The eruption of Indonesia’s most active volcano Mount Merapi — which has killed 151 people and displaced 320,000 — has slowed, an official said Wednesday, though its activity remains high.The government announced a 20-kilometre “danger zones” from the top of the volcano on Friday, saying residents within the area should evacuate. ( Kompas, 10 november 2010 ) Bina Mandiri Indonesia foundation has worked hand in hand with Indonesian army in to give medical assistance for 26,000 displaced people in gym ( state sport building ) on 9th november 2010. They also give another medical assistance for 82 out of 450 displaced peple in Gondang village, Klaten. At the same day, they also distributed baby food, women sanitary napkins, underwears, baby milk, used clothes, and cooked food. Team identified that they need mats, underwears, sarong, blankets and baby food. Recently, they stay in gym, they slept on the floor on wet condition because it's rainy. Many of them got sick because of this condition. If this situation last for few days, more people will be sick. People have food security for couple months ahead. They still keep a hope to go back home soon. Let's help them by donating mats, sarong, blankets, baby food, and masks. |
Tuesday, November 16, 2010
Updated of Indonesia disaster 2010 #1
Wednesday, October 6, 2010
Karyawisata ke TNI Angkatan Laut
Hari yang cerah dan teriknya sinar matahari menerpa kapal-kapal KRI yang sedang berlabuh dimana anak-anak TK Belajar Mandiri sedang melakukan karyawisata ke kapal perang RI yaitu KRI Sibolga & KRI Peleng. Canda dan tawa menghiasi bibir mungil dari anak-anak TK ketika mereka menaiki kapal kapal tersebut.
Dalam Study tour ini ada 4 area TK Belajar Mandiri di Jakarta dan Bekasi yaitu Rawa bebek, Rawa Sengon, Kranggan dan Pondok Gede serta di ikuti oleh 225 anak dan.14 guru pendamping.
Diatas geladak kapal anak-anak disambut dengan ABK Kapal dan mereka membagi kelompok yang didampingi 2-3 ABK kapal sebelum anak-anak memasuki kapal laut tersebut .
Dengan menyusuri lorong-lorong di kapal laut tersebut anak-anak dengan sukacita dan senang. Mereka mulai memasuki ruangan demi ruangan dimana para ABK Kapal sedang mengenalkan peralatan yang ada di kapal laut tersebut sampai ke tempat kemudi kapal.
“Saya senang sekali bisa melihat dan naik kapal perang dan juga bapak-bapak ABRInya baik sekali deh..” kesaksian dari Dewi (TK Belajar Mandiri area Rawa Bebek).
Terima kasih untuk Bapak/Ibu donatur yang telah mendukung sehingga terselenggaraya acara study tour ini dan tidak lupa kami ucapkan kepada TNI AL terutama Armabar yang telah mengijinkan anak-anak melihat secara langsung kapal KRI
Subscribe to:
Posts (Atom)