Showing posts with label Program Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Program Sekolah. Show all posts

Monday, September 7, 2015

PERINGATAN HARI ANAK DAN KEMERDEKAAN RI

Dalam rangka merayakan hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2015 dan hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2015, maka kami menyelenggarakan acara di TK Belajar Mandiri di setiap area pada bulan Agustus 2015 pada beberapa hari Sabtu.

Acara berlangsung dengan sukses dan meriah karena  didukung oleh para donatur YBMI yang antusias baik dalam memimpin acara maupun memberikan bingkisan bagi para siswa/i.
Berikut beberapa dokumentasi acara:








MAJU TERUS ANAK INDONESIA! 

Tuesday, May 26, 2015

WBB "Hari Buku"

M
Semua orang sepakat bahwa buku adalah jendela dunia. Namun keberadaan buku saat ini sudah ditinggalkan. Melihat orang memegang buku saat menunggu ataupun saat santai di rumah adalah hal yang sangat langka. Manusia sudah lebih terbiasa menghabiskan waktu dan mencari informasi lewat telephone genggam. 

Melihat fenomena ini maka YBMI melakukan Wajib Belajar Bersama Orangtua pada tanggal 17 Mei 2015 memperingati "Hari Buku". 

WBB di TK Area Kaca

WBB di Area Rawa Sengon

WBB di TK Area Nalo

WBB di TK Area Sunter 2


Pertemuan ini mengajak para orangtua untuk mengerti manfaat dari membaca buku. Tidak hanya itu, tapi juga mendampingi anak saat membaca. 
Pada pertemuan tersebut, orangtua Mathew (TK Kranggan) berkata, "Sebelumnya saya pikir membaca buku tidak ada manfaatnya apalagi untuk ibu-ibu seperti saya ini. Setelah ada pertemuan ini saya menjadi paham akan manfaat yang besar dari membaca. Selain menambah pengetahuan, buku juga bisa melatih konsentrasi dan daya pikir. Tidak hanya itu, ketika orangtua membacakan buku kepada anak maka hubungan anak dan orangtua menjadi lebih dekat. Saya semakin termotivasi untuk rajin membaca buku".
Siswa sangat menikmati Story telling di TK Area Kaca

Suasana story telling di Rawa Sengon

Anak belajar tentang karakter melalui pembacaan cerita.
Selain pertemuan orangtua, pada saat bersamaan para siswa juga mendengar cerita dari fasilitator. Para fasilitator dari : PwC Indonesia, V kool, PT GML Performance Consulting dan PT Softex Indonesia. Terimakasih kepada para fasilitator dan mari kita kembali kepada buku.




Wednesday, May 20, 2015

Program UKS Pemeriksaan Gigi


Pada bulan Mei 2015 dilakukan UKS berupa pemeriksaan gigi untuk semua siswa TK Belajar Mandiri. Pemeriksaan gigi selalu menjadi tantangan bagi orangtua, guru dan dokter, karena para siswa umumnya merasa takut untuk diperiksa dan cabut gigi.

drg.Katherine meyakinkan siswa agar mau giginya diperiksa

Seorang kakak dari siswa ikut pemeriksaan gigi di TK area Kaca

Dimas Syakir akhirnya merelakan giginya dicabut...

Saat pelaksanaanUKS di Sunter 2, beberapa siswa harus cabut gigi, salah satunya Dimas Syakir yang sudah 2 bulan sakit gigi. Orangtuanya sudah beberapa kali membawanya ke puskesmas, namun Dimas selalu menolak giginya dicabut, "Saya sangat kewalahan merayu anak saya agar mau cabut gigi. Setiap ke puskesmas dia selalu menangis dan menolak cabut gigi. Saat UKS di sekolah dokter dengan sabar berbicara pada Dimas, akhirnya Dimas pun mau dicabut giginya. Pelayanan UKS di TK Belajar Mandiri sangat berbeda, dokternya sabar dan ramah sehingga siswa tidak takut untuk cabut gigi", ujar orangtua Dimas.


Semoga lewat UKS ini para siswa menjadi lebih sehat dan semangat saat belajar.



Monday, May 4, 2015

Program Wisuda TK Belajar Mandiri tahun ajaran 2014/2015

M
"Hore....aku diwisuda"...teriak Abram Rogate (TK B Rawa Sengon) saat dia dan seluruh murid TK Belajar Mandiri merayakan wisuda. Wisuda yang dilaksanakan tanggal 30 April 2015 yang bertempat di Abbalove Pluit tidak hanya membawa kebahagian bagi 330 siswa namun juga orangtua siswa.

Para Siswa memasuki ruangan dengan melambaikan bendera

Siswa siap mengikuti prosesi wisuda

Nenek dari Indra Pratama (TK Kaca) bahkan sampai menangis saat menyaksikan cucunya naik ke podium memakai toga wisuda,"Saya sangat terharu, Indra seperti sudah menjadi sarjana. Saya sangat berterima kasih kepada ibu guru dan pihak yayasan karena cucu saya ini sebelumnya ditolak di sekolah lain karena mengalami keterbelakangan mental, namun di TK Belajar Mandiri cucu saya diterima bahkan diwisuda", ujarnya.



Pada saat acara wisuda ini, para siswa juga menampilkan kreativitas mereka dalam bentuk puisi, tarian, pantun juga drama.

"Aku ingin menjadi ..." persembahan puisi dari TK area Kebun Sayur

Drama bertema perjuangan kemerdekaan dibawakan oleh siswa 
dari TK area Kaca
Selamat kepada seluruh siswa TK Belajar Mandiri. Mimpilah setinggi mungkin karena kalian layak untuk mendapatkan segala cita-cita kalian.

Wednesday, March 18, 2015

Program Karyawisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Bagi murid-murid TK Belajar Mandiri berwisata sambil belajar ke Ragunan bisa jadi hal yang sangat istimewa. Bagaimana tidak, hampir seluruh siswa TK Belajar Mandiri belum pernah ke Taman Margasatwa Ragunan. Tanggal 10 dan 17 Maret 2015, sekitar 500an siswa berseragam kuning mengisi keramaian di Taman Margasatwa Ragunan.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh,  rasa lelah diperjalanan terbayar setelah para siswa berkeliling dengan kereta untuk melihat aneka satwa di Taman Margasatwa Ragunan dengan kakak pendamping dari PwC Indonesia, PT GML Performance Consulting dan Starbucks.


Turun dari bis tetap segar dan ceria
Kakak Pendamping memanggil siswa yang didampingi

Ceria bersama para kakak pendamping sebelum berkeliling
Melihat aneka satwa dengan kereta keliling

Setelah berkeliling dengan kereta, para siswa melihat aneka hewan primata di Pusat Primata. Disini siswa melihat dan belajar kehidupan hewan primata seperti Bekantan, Gorilla, Si Amang, Orang Utan, dan hewan-hewan primata lainnya.

Melihat hewan di Pusat Primata

"Kok hewannya mirip-mirip ya Bu?", tanya siswa kepada Ibu Guru
Makan bersama setelah lelah berkeliling
Bekantan juga ada di Taman Margasatwa Ragunan

Tidak hanya melihat hewan primata, siswa juga melihat aneka satwa lainnya seperti ular, harimau, singa, rusa, gajah, dan lain-lain.

Menyaksikan ular sanca kuning

Berfoto bersama sebelum mengakhiri perjalanan
Semoga perjalanan ini menambah pengetahuan siswa tentang aneka ragam satwa dan bisa menjadi penerus yang menjaga kelestarian hidup aneka satwa.


Friday, February 27, 2015

"Tidak hanya murid..keluarganya juga bisa berobat di UKS"

Pada bulan Februari 2015 dilakukan program UKS di seluruh TK Belajar Mandiri yaitu pemeriksaan dan pengobatan umum. Pada saat UKS banyak siswa yang sakit batuk, demam dan flu.

Adik siswa di TK Area Kaca berobat saat UKS

Orangtua bisa berkonsultasi dengan dokter
Pada saat UKS, banyak orangtua membawa serta adik dan kakak siswa untuk berobat. Mereka sangat menantikan pelaksanaan UKS di sekolah, "Saya sudah membawa anak kami berobat ke tempat lain, namun sudah seminggu minum obat, anak saya tidak kunjung sembuh. Itu sebabnya saya membawa anak saya ke sekolah untuk mendapat pengobatan gratis. Tidak hanya gratis, obat-obatnya juga bagus dan anak saya cepat pulih dari sakit", ujar orangtua Nesan (TK A - Area Kranggan).

Orangtua sedang melihat anaknya diperiksa

Orangtua mengambil obat 
 Orangtua Marlon (TK A Area Kaca) memberikan kesaksian lain,"Berobat di UKS sekolah sangat berbeda. Biasanya kalau kita ke pengobatan lain kita tidak punya banyak waktu untuk berkonsultasi bahkan kadang diperlakukan tidak baik. Tapi di UKS ini kita bisa berkonsultasi dengan dokter dan diperlakukan dengan baik".

Semoga lewat UKS ini siswa dan saudaranya bisa sehat kembali.


Wednesday, May 1, 2013

BAKTI MEDIS PLUS DI TANAH MERAH

Area di sekitar TK Belajar Mandiri di lokasi Tanah Merah adalah area yang termasuk paling parah merasakan akibat banjir Jakarta pada bulan Januari 2013. 
Orang tua melakukan konsultasi dengan dokter Heru
Yayasan Bina Mandiri mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis di lokasi ini bekerja sama dengan dokter Heru. Jumlah pasien mencapai 98 orang, yang kebanyakan adalah bayi dan anak anak. 

dr. Heru dengan sabar memeriksa kesehatan 

Puskesmas yang terdekat masih  terletak jauh dari lokasi pemukiman masyarakat ini. Akibatnya, bayi dan anak anak tidak mendapat perawatan bila sakit. Biasanya faktor ekonomi membuat orang tua lebih sering memberikan obat "warung" saja. 


Yayasan Bina Mandiri Indonesia lalu menyelenggarakan kembali Bakti Medis, namun kali ini disebut sebagai Bakti Medis plus. 
Apa artinya? Bakti Medis ini dikhususkan hanya bagi pasien anak anak saja. Plus artinya: bagi anak anak yang gizinya kurang diberikan tambahan 1 dos susu 800gr. 

dr Tan Djaya memeriksa anak-anak

Dengan dukungan donatur PT. Borneo Alam Semesta (BAS), YBMI melakukan Bakti Medis ini  di area Cipinang pada bulan Februari 2013 untuk sekitar 128 pasien anak-anak. Sedangkan pada bulan Maret 2013 ada sekitar 80 an pasien anak. 


Orang tua sedang antri mengambil obat

Bakti Medis Plus ini akan dilakukan kembali sesuai dengan kebutuhan yang ada. 

Terima Kasih kepada PT. Borneo Alam Semesta yang sudah membiayai bakti medis plus ini! 










SISWA TK BELAJAR MANDIRI BERKARYAWISATA KE TMII

Karyawisata TK Belajar Mandiri yang dilakukan pada tanggal 23 Januari dan 7 Februari  membawa kesan yang sangat mendalam bagi para siswa. Apalagi para siswa baru saja mengalami banjir besar. Tawa dan rasa senang terpancar saat siswa dibawa ke Taman Mini Indonesia Indah tepatnya ke Museum Transportasi dan Taman Reptil.
Melihat pesawat capung di museum transportasi


Melihat langsung dan menaiki pesawat terbang untuk pertama kalinya
Pengalaman Tasya (TK A Cipinang) yang diceritakan kembali oleh orang tuanya:“Anak saya melihat pesawat, perahu, kereta api lokomotif, bemo. Selain itu Tasya juga melihat buaya besar,ular yang bisa dipegang. Tasya sangat senang ketika bercerita karena dia baru pertama kali lihat pesawat terbang langsung dan juga pegang ular”.

Berani untuk bersentuhan langsung dengan hewan reptil...


Semangat menggendong  ular Phyton...

Maju terus siswa TK Belajar Mandiri..! Tetap semangat dan berani meraih cita cita..!

GML CONSULTING BERBAGI DENGAN SISWA TK CIPINANG KORBAN BANJIR

Sebanyak 15 siswa TK Belajar Mandiri area Cipinang bersama keluarga masing masing adalah sebagian kecil dari warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai di daerah tsb yang menderita akibat banjir besar bulan Januari 2013.
Untuk membantu meringankan beban siswa dan keluarga, maka GML Performance Consulting (donatur TK Belajar Mandiri area Cipinang) dan Yayasan Bina Mandiri menyalurkan bantuan dan menyelenggarakan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi siswa pada tanggal 30 Januari 2013.


dr. Laura memeriksa kesehatan siswa TK Cipinang


Ibu Sri (dari GML)  membantu dalam pemeriksaan.
Selain melakukan UKS dan pengobatan gratis, pada hari tersebut juga dilakukan pemberian bantuan tahap kedua oleh pihak GML kepada para keluarga korban banjir. Bantuan yang dibagikan antara lain : kasur, handuk, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, sampo, mie instant, sarden, popok bayi, pembalut wanita, pembersih lantai.


Ibu Sri (GML) menyerahkan bantuan  kepada salah satu keluarga siswa

Mama Kayla, salah satu penerima bantuan banjir meneteskan airmata ketika menerima bantuan sembako dan bantuan. "Saya sudah beberapa kali mengalami banjir tapi baru kali ini saya mendapat bantuan. Bahkan bantuannya sangat banyak dan lengkap, apalagi saya mendapat kasur. Terimakasih kepada donatur dan yayasan". 

Terima kasih kepada GML Performance Consulting yang sudah berbagi!

BANTUAN BAGI KORBAN SISWA TK YANG MENJADI KORBAN BANJIR

Banjir di bulan Januari 2013 yang melanda Jakarta, melanda hampir 70% dari siswa di 8 lokasi TK Belajar Mandiri di Jakarta. Yayasan Bina Mandiri Indonesia merespon hal ini dengan  menyalurkan bantuan kepada seluruh siswa dan keluarganya yang terkena musibah  pada tanggal 23-24 Januari 2013. Bantuan yang disalurkan sebanyak 200 paket yang terdiri dari bahan makanan seperti beras 5kg, Minyak Goreng 2L, 2 kaleng Sarden, Bihun, Kecap dan air mineral. Bahan non makanan yang disalurkan adalah: handuk,selimut, sikat dan pasta gigi, sampo.

Ibu guru Sukarsih (TK Belajar Mandiri area Kebun Sayur) 
melakukan survei kondisi para siswa  
(21/1/2013) ketika  air sudah mulai surut.

Orang tua siswa TK  Belajar Mandiri area Sunter sedang 
 menanti pembagian bantuan di sekolah. 

Ibu Theresia  (TK Belajar Mandiri area Rawa Bebek) menyerahkan  bantuan pada orang tua siswa.
Karena sekolah masih terendam banjir, maka sekolah diliburkan
dan pembagian bantuan dilakukan di kolongjembatan.

Pembagian paket bantuan oleh ibu Sukarsih .

Rasa haru dan senang terpancar diwajah para siswa dan keluarga tatkala menerima bantuan ini. 
Terima kasih kepada  kepada seluruh donatur yang sudah memberikan bantuan dan berbagi!